Muslimah ..Jagalah Pandanganmu..

Bismillahirrahmanirrahim..Assalamualaikum...

“Katakan kepada kaum mukminin hendaklah mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka –hingga firman-Nya- Dan katakan pula kepada kaum mukminat hendaklah mereka menjaga pandangan serta kemaluan mereka .”

 Pandangan itu adalah panah beracun di antara panah iblis, siapa yang meninggalkannya karena takut kepadaKu maka akan Aku gantikan dengan keimanan, yang ia dapatkan manisnya di dalam hatinya (HR ath-Thabrani dan al-Hakim)
Tepat sekali Rasulullah membuat ibarat. Orang yang terkena panah beracun, kalaupun panahnya sudah dicabut, racun panah yang masuk ke dalam tubuh akan tetap bekerja. Demikian juga pandangan mata, kalaupun objek yang dilihat sudah tidak nampak di mata, namun pengaruh pandangan itu akan tetap mempengaruhi orang yang memandangnya. Di antara pengaruh pandangan itu adalah, malamnya terbayang-bayang, makan terasa tidak enak, dan muncul rasa ingin bertemu dan seterusnya.
Di dalam pepatah arab kuno dikatakan, ”Semua peristiwa, asalnya karena pandangan. Kebanyakan orang masuk neraka adalah karena dosa kecil. Permulaannya pandangan, kemudian senyum, lantas beri salam, kemudian berbicara, lalu berjanji, dan sesudah itu bertemu….

Istilah menundukkan pandangan ini tidak sama dengan menundukkan kepala ke tanah. Menundukkan pandangan juga bukan berarti memejamkan mata. Menundukkan pandangan ialah menjaga dan mengendalikan pandangan, tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali.
Dengan pengertian demikian, dalam masalah menundukkan padangan ini, tidak ada kata tidak mampu melakukannya terus menerus. Ketika kita tidak mampu menundukkan pandangan terus menerus bererti kita tidak mampu mengendalikan pandangan kita. Bererti juga kita tidak sanggup menahan hawa nafsu kita

Untuk lebih memahami makna menundukkan pandangan ini mari kita semak pesan Nabi kepada Ali bin Abi Thalib;

”Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh”. (HR Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi).
Hadis ini menunjukkan bahwa pandangan sekejap, atau penglihatan terhadap hal-hal yang haram sesaat yang pertama adalah pandangan yang diampuni. Kewajiban kita untuk tidak memfokuskan pandangan kepada hal yang diharamkan itu. Ketika pandangan mata kita tertumbuk pada suatu objek yang haram, kewajiban kita adalah menyingkirkan pandangan kita (menundukkan mata) ke objek yang lain. Jika kita tidak mahu mengalihkannya, maka pandangan tersebut dinilai sebagai bentuk zina mata



” Perempuan suci adalah perempuan yang dijaga oleh Allah SWT,tidak sedikit pun Allah membenarkan mana-mana lelaki menyentuh dirinya walaupun hatinya kerana Allah terlalu mencintainya,tetapi andai kita bergelumang dengan cinta lelaki, dimanakah Allah untuk …menjaga kita ?? Allah seperti melepaskan kita kpd manusia yg lebih bnyk mengecewakan kita. Jika Allah datangkan kesedaran dlm diri supaya meninggalkan cinta seorang lelaki, bermakna Allah mahu mengambil kita kembali untuk jagaanNya.Mengapa masih ragu-ragu ??Kekuatan usah ditunggu tapi harus dicari.Hargailah diatas kesempatan yg Allah berikan.Sebesar-besar dosa adalah dosa yg kita rasa berdosa melakukannya”-Imam Ghazali






1 comment:

  1. Nice entry dear...betul tu, jgelah pndangan kite supaya x melihat benda yg boleh mengguris thap keimanan kita...tengs sharing, ena pun kdg2 alpa....

    ReplyDelete

kalau nak komen,komen kat cni...
Bismillahirrahmanirrahim...